Garut, Relevantnews.site - Kepolisian Sektor Tarogong Kaler melaksanakan monitoring pengecekan situasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di wilayah Kecamatan Tarogong Kaler pada hari Rabu (07/09/2022) pukul 14.30 WIB sampai dengan selesai.
Kegiatan tersebut dilakukan oleh personil Polsek Tarogong Kaler pada 3 lokasi di wilayah Kecamatan Tarogong Kaler. Pertama, SPBU 3444115 Ciateul Desa Jati, berdasarkan komunikasi dan koordinasi dengan pengawas SPBU Ucu memperoleh hasil bahwa harga BBM untuk Dexlite Rp. 17.100, Biosolar Rp. 6.800, Pertamax Rp. 14.500 dan Pertalite Rp. 10.000
Dengan persediaan Pertalite 10.600 liyer, Solar 11.200 liter, Pertamax 10.900 liter dan Dek 0 liter. Adanya antrian warga masyarakat mengantri untuk mengisi BBM jenis Pertalite, stok BBM jenis Pertalite tiap hari Senin sampai dengan Jum'at bisa menerima DO Pertalite sebanyak 8 KL, sedangkan untuk hari Sabtu dan Minggu sebanyak 16 KL. Kenaikan BBM jenis Pertalite, Solar dan Pertamax sudah ada kenaikan dari Pemerintah Pusat. Pihaknya menjelaskan bahwa SPBU beroperasional selama 1x24 jam.
Pengecekan kedua dilakukan di SPBU 3444 116 Pasawahan Desa Jati dengan pengawas SPBU Imam menyampaikan harga BBM Dexlite Rp. 17.100, Biosolar Rp. 6.800, Pertamax Rp. 14.500 dan Pertalite Rp. 10.000 dengan stok BBM Pertalite 13800 liter, Solar 7600 liter, Pertamax 45000 liter dan Deklite 1900 liter serta adanya antrian warga masyarakat mengantri untuk mengisi BBM jenis Pertalite.
Stok BBM jenis Pertalite tiap hari Senin sampai Jum'at bisa menerima DO Pertalite sebanyak 8 KL, sedangkan untuk hari Sabtu dan Minggu sebanyak 16 KL. Kenaikan harga BBM bersubsidi dari pemerintah pusat sudah di umumkan pada pukul 14.30 WIB adapun jenis BBM yang mengalami kenaikan adalah jenis Pertalite, Solar dan Pertamax. SPBU pasawahan beroperasional selama 1x24 jam.
Sedangkan pada lokasi ke-3 yaitu di SPBU 3444 103 Tanjung Desa Pasawahan dengan pengawas SPBU Aziz menyampaikan Harga BBM Dexlite Rp. 17.100, Biosolar Rp. 6.800, Pertamax Rp. 14.500 dan Pertalite Rp. 10.000 dengan persediaan yang ada diantaranya Pertalite 22526 liter, Solar 5737 liter, Pertamax 12047 liter dan Dek 3046 liter serta adanya antrian warga masyarakat mengantri untuk mengisi BBM jenis Pertalite.
Stok BBM jenis Pertalite tiap hari Senin sampai Jum'at bisa menerima DO Pertalite sebanyak 8 KL, sedangkan untuk hari Sabtu dan Minggu sebanyak 16 KL. Kenaikan harga BBM bersubsidi dari pemerintah pusat sudah di umumkan pada pukul 14.30 WIB adapun jenis BBM yang mengalami kenaikan adalah jenis Pertalite, solar dan Pertamax. SPBU Tanjung beroperasional selama 1x24 jam.
_(Humas Polres Garut Jabar)_
